Rabu, 18 Maret 2026

Pemdes Alusi Tamrian Sukses Bangun Jembatan Produksi dengan DD 2025, Lanjutannya Tersandra di Tengah Kebijakan Regulasi



Ketahanan pangan menjadi prioritas pemerintah untuk mengantisipasi dampak kelaparan bagi masyarakat. Hingga beberapa tahun terakhir gaung penggunaan dana desa untuk keatahanan pangan minimal 20 persen dari total DD yang diterima desa diperuntukan pada ketahanan pangan.

Tidak terkecuali desa Alusi Tamrian Kecamatan Kormomolin Kepulauan Tanimbar Maluku, juga memaksimalkan prosentase tersebut untuk pembangunan infrastruktur jembatan produksi, dengan anggaran sebesar Rp291.695.000,-.

Dalam proses perencanaannya pembangunan infrastruktur dimaksud rencananya dikerjakan bertahap.

Mathias Rangkoli, kepala desa Alusi Tamrian,Rabu (18/03/2026) mengungkapkan kekecewaannya, lantaran perubahan regulasi yang berdampak pada penghentian kelanjutan pekerjaan oprit maupun jalan penghubung produksi.

Menurutnya, jembatan dan jalan tersebut satu satunya penghubung dusun kelapa dan lahan pertanian warga, paling dekat sekitar dua kilo meter dan paling jauh tujuh sampai delapan kilo meter. Dengan kondisi medan seperti ini dapat dibayangkan bagaimana warga saya melakukan distribusi hasil pertanian, susahnya minta ampun, ucapnya dengan nada kecewa.

Lebih lanjut Rangkoli mengatakan bahwa saat evaluasi APBDesa 2025, pengawalan terhadap pemanfaatan 20 % DD untuk ketahanan pangan begitu sangat ketatnya, namun kini semangat itu seperti uap ditelan mentari, entah sampai kapan masyarakat dapat menikmati dan manfaatkan jalan tani dengan  baik untuk meningkatkan hasil produksi,tutupnya.

Hal yang sama juga diungkapkan warga Alusi Tamrian, bahwa kondisi jalan menuju lahan mereka sungguh sangat memprihatinkan. Padahal menurut mereka dengan selesainya pembangunan jembatan pada tahun 2025, sangat berharap dapat dilanjutkan dengan peningkatan oprit jembatan dan jalan yang menuju lahan lahan pertanian milik mereka. Dengan demikian mempermudah akses untuk proses produksi terutama mempercepat proses angkut hasil, baik itu kopramaupun hasil pertanian lainnya.

Kami berharap kebijakan pemerintah pusat terkait kebijakan pemangkasan anggaran Dana Desa dapat di pertimbangkan kembali, harap warga. (d.pati)


Selasa, 17 Maret 2026

Dana Desa 2025 untuk Peningkatan Air Bersih Desa Tumbur Sukses

 












Pemerintah Desa Tumbur Kecamatan Wertamrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan yang terkait langsung dengan kehidupan masyarakat. Hal tersebut nampak dari penyelarasan visi misi kepala desa Rafael Folatfindu untuk terus bergerak maju dalam pembangunan desa itu.

Tidak tanggung tanggung anggaran Dana Desa tahun anggaran 2025 difokuskan untuk peningkatan dan perbaikan pipanisasi dan hidran air bersih. Dari data yang diterima, Rp.309.810.000 dana desa digelontorkan untuk penanganan air bersih dimaksud. Dalam penjelasannya Folatfindu menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan akan air minum untuk warga desanya, menjadi prioritas. Ini dipicu oleh persoalan setiap musim kemarau masyarakat saya selalu kekurangan air bersih, ujarnya.

Lebih lanjut Rafael memberikan atensi bahwa sampai saat ini setelah pemasangan pipa dan hidran, masih ada dua RT ( Rt.06 dan Rt.07) yang belum terjangkau. Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan monitoring bersama pendamping desa, Selasa (11/03/2026) yang dimulai dengan uji coba di sumber air (Bronkap), pemeriksaan jaringan dan sambungan pipa, serta uji coba pengaliran air untuk memastikan masing masing hidran berfungsi dengan baik atau masih ada yang mengalami kendala.


Berdasarkan hasil pengecekan bersama, masih ditemui adanya beberapa hidran yang tidak berfungsi akibat masih terdapat beberapa sambungan pipa yang bocor

Menariknya Tim Pelaksana Kegiatan langsung terlibat dalam uji coba tersebut, sehingga kendala kendala yang ditemui langsung didata untuk dilakukan tindakan perbaikan. Dari hasil monev bersama ini kepala desa Rafael Folatfindu bersama jajaran berjanji akan mengawal terus sampai perbaikan perbaikan tersebut dituntaskan oleh TPK.

Beberapa warga Tumbur yang ditemui dilokasi terdapat hidran menyampaikan rasa terima kasih atas keseriusan pemdes untuk menangani kekurangan air bersih disetiap musim panas.Namun beberapa warga lain mengungkapkan rasa kekecewaannya karena rencana lanjutan peningkatan pada tahun 2026 tidak dapat dilakukan mengingat anggaran dana desa yang tidak mencukupi.Padahal menurut mereka masih ada wilayah Rt yang belum terjangkau, kami berharap tahun anggaran 2027 dana desa kembali pada posisi angka normal,sehingga untuk pembangunan kebutuhan dasar dapat di lakukan, seperti air bersih, ujar mereka dengan penuh harap. (d.Pati) 





Momen HUT KKT, 30 KPM Desa Makatian terima BLT DD Mei-September, Refutu: Berkat ini dimanfaatkan baik.


Kepulauan Tanimbar-Maluku (DESKUM)

Pemerintah desa Makatian Kecamatan Wermaktian Kabupaten Kepulauan Tanimbar Maluku melakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang bersumber dari APBdesa tahun anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada alun alun desa itu, Sabtu (04/10/2025), lalu.

Kepala desa Makatian mengatakan bahwa BLT tersebut diberikan kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdiri dari lansia dan sakit menahun, jumlah BLT yang diterima masing masing KPM sebesar satu juta lima ratus ribu rupiah, dan total BLT yang dibagikan pada kesempatan ini adalah sebesar empat puluh lima juta rupiah.

Ini bertepatan dengan momen hari ulang tahun Kabupaten Kepulauan Tanimbar ke-26, sehingga kita manfaatkan momen upacara untuk mengumpulkan para KPM di alun alun dan dilakukan pembagian.
Refutu berharap agar uang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya guna membantu  memenuhi kebutuhan para KPM, seperti untuk beli obat, beli beras dan kebutuhan lainnya,jelasnya. 

Salah satu KPM penerima BLT ( YR ), beta sangat bersyukur karena mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah desa untuk membantu, sehingga dirinya dapat memenuhi kebutuhannya untuk membeli obat dan kebutuhan lainnya. *d.pati*

Kamis, 13 November 2025

Kades Benyamin Layan,Air Bersih Tuntas, Stunting Minggat

Pemerintah Desa Wermatang Kecamatan Wermaktian Kabupaten Kepulauan Tanimbar Maluku selenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSREMBANG) pembahasan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) tahun anggaran 2026. Musrembang tersebut berlangsung di balai desa Wermatang, Selasa (11/11/2025).

Kepala Desa, Benyamin Layan dalam arahannya sebelum agenda pembahasan dimulai, berharap agar para peserta memahami arah kebijakannya berdasarkan visi-misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa), bahwa tahun anggaran 2026 dirinya masih fokus penyelesaian air bersih. Pasalnya kekurangan air bersih di desa Wermatang masih menjadi momok yang harus segera dituntaskan, karena sangat berdampak dalam pemenuhan kebutuhan warga, dan terkait langsung dengan kebersihan dan kesehatan.




Menurutnya tahun anggaran 2025 sudah dibangun dua unit bak beserta instalasi pipa, dan sudah berjalan untuk melayani kebutuhan warga Wermatang, namun dari kapasitas debit air yang ada dan jumlah jiwa yang dilayani, belum mampu secara maksimal. Maka dari itu saya harus menyelesaikannya pada tahun 2026 dengan menambah satu unit bak penampung air.

Dengan terpenuhinya kebutuhan air bersih warga, maka dengan sendirinya beberapa masalah lain yang terkait dengan air juga ikut ditangani seperti masalah stunting, masalah air minum, masalah kebersihan dan lain lain,ujarnya.

Lebih lanjut ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Desa Indonesia (APDESI) kabupaten Kepulauan Tanimbar ini merasa terharu ketika melihat anak anak dan para keluarga tersenyum manis ketika air sudah mengalir dirumah mereka masing masing, karena selama ini air didesa Wermatang menjadi sebuah persoalan krusial. Puji Tuhan, saat ini warga saya sudah menikmati air bersih, sehingga memang harus ditangani sampai tuntas pada APBDesa tahun anggaran 2026,harapnya. 

Turut hadir pihak kecamatan Wermaktian, BPD,Tenaga Pendamping Profesional, Perwakilan masyarakat, serta tokoh agama.

Senin, 13 Oktober 2025

PEMDES Sangliat Krawain Wujudkan Transparansi bersama Masyarakat mulai melaksanakan pekerjaan Kubus Pemecah Ombak

Pemerintah Desa Sanglait Krawain Kecamatan Wertamrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar Propinsi Maluku bersama masyarakat mulai melaksanakan pekerjaan pengecoran kubus beton pemecah ombak. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi, hari Senin (13/10/2025) itu melibatkan seluruh masyarakat yang berada di 7 RT desa itu. Adapun jumlah kubus yang akan cor adalah dua ratus buah dengan ukuran (1mx1mx1m).

Pekerjaan pengecoran kubus merupakan bagian dari anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDESA) tahun anggaran 2025, dengan nilai RP.439.214.960,-. Menurut Melwatan (sekretaris desa) mengatakan bahwa untuk melaksanakan pekerjaan ini sudah dibicarakan dengan matang bersama tujuh RT yang ada, dengan maksud agar dalam proses pelaksanaan tidak mengalami kegagalan, sehingga dibutuhkan kerja sama yang baik oleh semua pihak yang akan turut ambil bagian dalam pekerjaan ini. salah satunya ya libatkan semua ketua RT dalam membahas strategi kerjanya, bahkan kami juga mengundang TAPM P3MD yang membidangi infrastruktur pada Sabtu (11/10/2025) lalu untuk memberikan masukan dan saran mulai dari teknik kerja sekaligus melakukan trial (uji coba membuat campuran beton kubus) dengan maksud dijadikan acuan pada saat kami kerja hari ini, dan puji Tuhan hari ini kami kerja dengan senang dan mengikuti semua petunjuk yang telah diberikan, ucapnya.

Berdasarkan pantauan dilapangan, masyarakat melakukan pekerjaan pengecoran kubus sangat antusias, walau terik matahari menikam, tapi semangat kebersamaan terus digalakkan oleh semua tim untuk mengejar progres penyelesaian pengecoran. Beberapa tantangan yang dihadapi adalah kondisi alam, artinya pekerjaan dilakukan sesuai waktu air meti (air surut), bertepatan hari ini surut jauh dan pasang lebih lama kami mengejar pengecoran agar mendapatkan progres yang lebih banyak, tegas salah satu ketua Rt dilokasi itu.

Beberapa warga yang ada, berharap dengan adanya pembangunan kubus pemecah ombak ini, dapat meminimalisir abrasi yang ada di Sangliat krawain, karena selama ini dengan perubahan cuaca yang tidak menentu,abrasi semakin besar menimpa kampung kami,ujar mereka. **d.pati**



Kamis, 09 Oktober 2025

"TPP P3MD Kepulauan Tanimbar Selenggarakan OJT Pembuatan BlogSpot untuk Kecamatan Wermaktian dan Kecamatan Tanimbar Selatan"


Tenaga Pendamping Profesional P3MD Kabupaten Kepulauan Tanimbar selenggarakan OJT pembuatan Blogspot. Kegiatan yang diikuti oleh dua Kecamatan (Wermaktian dan Tanimbar Selatan) berlangsung pada kantor TAPM P3MD desa Olilit Raya Kecamatan Tanimbar Selatan, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan yang awalnya direncanakan diikuti oleh tiga Kecamatan, namun hanya dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Wermaktian dan Kecamatan Tanimbar Selatan, sedangkan Kecamatan Selaru berhalangan hadir bertepatan dengan Musyawarah Perencanaan tahun anggaran 2026 sedang berlangsung di beberapa desa pada wilayah itu.

Ouput dari dari OJT tersebut, kecamatan Wermaktian sukses membuat blog dengan nama Media Wermaktian Info Dana Desa, sedangkan kecamatan Tanimbar Selatan sedang berproses.

Menurut PIC Medsos KKT "Damianus D.P" setelah OJT hari ini, para Pendamping Kecamatan yang telah OJT, dapat mempercepat pembuatan Blog dimasing masing desa pada kecamatan Wermaktian dan Kecamatan Tanimbar Selatan,artinya desa yang akan segera memiliki Blogspot adalah sembilan desa di Wermaktian, dan sepuluh desa di Tanimbar Selatan.Seperti arahan PIC Medsos Pusat dalam zoom meating seluruh PIC Propinsi dan Kabupaten pada tanggal dua oktober lalu dengan tema" Memanfaatkan Media Online untuk Membangun Desa , mempublikasikan, cepat, mempersatuakan tanpa sekat,ujarnya.

Johanis Ch.Lololuan selaku PD pada Kecamatan Wermaktian, berjanji akan segera menuntaskan pembuatan Blog dimaksud pada wilayah kerjanya, kebetulan pada kecamatan tersebut hanya mimiliki satu PLD, sehingga nanti akan melakukan koordinasi dengan koordinator Kecamatan untuk mempercepat proses pembuatan blog,tutupnya. **d.pati**

Senin, 06 Oktober 2025

 Ratusan Warga Alusi Tamrian Kerja Padat Karya Tunai, "Kades Rangkoli, Jembatan Tani ditarget tuntas Oktober ini.
https://desakumantap.blogspot.com


Alusi Tamrian-Kormomolin-Tanimbar (DESKUM)

Pemerintah desa Alusi Tamrian Kecamatan Kormomolin Kabupaten Kepulauan Tanimbar Maluku, genjot pekerjaan jembatan tani.Hal tersebut diungkapkan kepala desa Alusi Tamrian "Mathias Rangkoli" disela sela pekerjaan berlangsung, selasa (07/10/2025).

Menurut Rangkoli, sebenarnya pekerjaan sudah jalan bulan Agustus lalu, namun karena mengingat masyarakat memiliki jadwal membuat kebun baru,kita musyawarahkan dan disepakati dibulan oktober ini dikerjakan, jadi mulai Agustus sampai September itu kesempatan masyarakat membuat kebun baru. Kami berharap pekerjaan ini bisa tuntas dibulan ini, ujarnya penuh keyakinan.


Rangkoli menambahkan dengan ada bangunan jembatan tani ini, kedepan diharapkan ada peningkatan penghasilan warga yang rata rata adalah petani, sehingga ekonomi didesa Alusi Tamrian lebih baik, jika memungkinkan kemandirian pangan dapat kita gapai,tutupnya

Berdasarkan hasil pantauan dilokasi pekerjaan, ratusan warga Alusi Tamrian bahu membahu melakukan pekerjaan pengecoran kofor aboutmen Jembatan dengan penuh semangat. Ditambah dengan alunan musik Tabola bale, antusias warga semakin membara mengejar penyelesaian pengecoran tersebut. **d.pati**

Minggu, 05 Oktober 2025

PEMDA Tanimbar Kabulkan Permintaan Desa Makatian kelola air bersih secara mandiri,Kades Refutu"ini kado HUT KKT untuk Makatian"

Kepulauan Tanimbar-Maluku

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Propinsi Maluku melalui Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM) menyerahkan pengelolaan air bersih desa itu kepada Pemerintah Desa Makatian. Penyerahan secara simbolis dilakukan secara langsung oleh direktur PDAM "Sony Hendra Ratissa"diMakatian, kamis (25/09/2025) lalu.
Menurut "Ratissa"penyerahan tersebut guna mempermudah pengelolaan oleh pemerintah desa bersama masyarakat, karena itu diharapkan dengan posisi demikian pemerintah desa dapat melakukan pengangaran melalui Dana Desa (DD),karena status kepemilikannya sudah menjadi kewenangn desa, jelasnya.

Kepala desa Makatian "Linofik U.Refutu" pada saat yang  sama mengatakan bahwa keputusan PEMDA Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyerahkan pengelolaan air bersih kepada kami, telah menjawab keresahan masyarakat Makatian yang selama ini merindukan pengelolaan airnya secara mandiri oleh desa, karena memang setiap kali musyawarah desa perencanaan usulan terkait air bersih untuk dianggarkan melalui dana desa selalu mengalami kendala, karena kepemilikan airnya bukan kewenangan desa, tetapi Pemerintah Daerah KKT dalam hal ini PDAM. Selain itu penyerahan ini merupakan kado terindah buat kami masyarakat Makatian dimomen hari ulang tahun (HUT) KKT ke-26.

Lebih lanjut "Refutu"menjelaskan bahwa permintaan kami kepada PEMDA KKT agar pengelolaan airnya di serahkan ke desa,sudah dilakukan sejak tahun 2023, hal tersebut terjadi atas rekomdasi dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat P3MD waktu melakukan monitoring dan evaluasi penggunaan DD tahun anggaran 2023, dengan pertimbangan agar Dana Desa dapat digunakan dalam peningkatan maupun pemeliharaan air dimaksud, dengan syarat air tersebut harus menjadi milik desa. Kami juga sangat berterima kasih atas pertimbangan yang baik oleh PEMDA KKT, dan ditahun ini permintaan kami dikabulkan.

Oleh karena itu,pada tahun ini juga dalam perencanaan tahun anggaran 2026, kami menganggarkan melalui Dana Desa untuk perbaikan pipa-pipa induk dari sumber ke bak penampung, kemudian dilanjutkan pemasangan pipa kerumah-rumah warga, karena memang selama tiga tahun ini PDAM tidak beroperasi sehingga pipa pipa mengalami karat,tutup Refutu.  **d.pati**


Pemdes Alusi Tamrian Sukses Bangun Jembatan Produksi dengan DD 2025, Lanjutannya Tersandra di Tengah Kebijakan Regulasi

Ketahanan pangan menjadi prioritas pemerintah untuk mengantisipasi dampak kelaparan bagi masyarakat. Hingga beberapa tahun terakhir gaung pe...